Rabu, 11 September 2013

Tahukah Kamu? Ternyata Ada Lebah Ratu dan Lebah Pekerja Lho..


Tahukah Kamu? Ternyata Ada Lebah Ratu dan Lebah Pekerja Lho..

Meski secara umum komposisi zat gizinya kurang lebih sama, namun masing-masing madu memiliki khasiat yang berbeda-beda, tergantung pada bunga sumber nectar . Hal ini berdasar pada hasil penelitian para ahli yang dipadukan dengan pengalaman langsung konsumen dan masyarakat penggemar madu.

JENIS LEBAH
Madu dihasilkan secara murni oleh lebah. Adapun jenis-jenis lebah adalah :
•  LEBAH RATU (Queen)
  • Jenis kelamin betina Jumlah hanya seekor dalam satu koloni/sarang Memiliki tubuh yang paling besar, hampir 2 x dan beratnya 3 x lebah pekerja Tugasnya hanya kawin serta bertelur (2.000 s/d 2.500 butir/hari) Dapat menyengat berkali-kali tanpa binasa
  • Usia bisa mencapai 5 - 7 tahun
•  LEBAH JANTAN/RAJA (Drones)  
  • Jenis kelamin jantan Jumlahnya puluhan sampai ratusan ekor dalam 1 koloni Tugasnya mengawini lebah ratu, langsung mati kantong spermanya tertinggal pada lebah ratu Tidak memiliki sengat (tidak berbahaya) Memiliki tubuh lebih besar dari lebah pekerja, tetapi lebih kecil dari lebah ratu.
  • Usia + 3 bulan (tidak mencari makan)  
. LEBAH PEKERJA (Worker Bees)
  • Lebah pekerja adalah lebah yang alat reproduksinya tidak berkembang sempurna. Jenis kelamin betina (tidak dapat bertelur) Jumlahnya berkisar 30.000 s/d 40.000 ekor dalam 1 koloni Memiliki tubuh yang paling kecil dibandingkan jenis lebah lainnya Dapat menyengat
  • Usia berkisar 6 s/d 9 minggu
Tugasnya :
  • Menghisap nectar bunga
  • Mengumpulkan tepung sari bunga ( bee pollen )
  • Menghasilkan royal jelly (inti madu/susu ratu lebah)
  • Membantu penyerbukan (bertemunya serbuk sari dengan putik bunga, perpindahan sebuk sari dari benang sari ke kepala putik menghasilkan bunga
  • Memberi makan larva diruang eraman, memberi makanan khusus (royal jelly) larva ratu maupun ratu.


Komposisi dan Kandungan Madu


Komposisi dan Kandungan Madu

Madu mengandung banyak mineral seperti natrium, kalsium, magnesium, alumunium, besi, fosfor dan kalium. Vitamin-vitamin yang ada dalam madu adalah thiamin (B1), riboflavin (B2), asam askorbat (C), piridoksin (B6), niasin, asam pantotenat, biotin, asam folat, dan vitamin K.

Sedang enzim yang penting dalam madu adalah enzim diastase, invertase, glukosa oksidase, peroksidase, dan lipase. Enzim diastaseadalah enzim yang mengubah karbohidrat komplek (polisakarida) menjadi karbohidrat sederhana (monosakarida). Enzim invertaseadalah enzim yang memecah molekul sukrosa menjadi glukosa dan fruktosa. Enzim oksidase adalah enzim yang membantu oksidasi glukosa menjadi peroksida. Enzim peroksidase melakukan proses oksidase metabolisme. Semua zat tersebut berguna untuk proses metabolisme tubuh.


PENGAMBILAN NECTAR BUNGA
Nilai kalori madu sangat besar 3.280 kal/kg. Nilai kalori 1 kg madu setara dengan 50 butir telur ayam, 5,7 ltr susu, 25 buah pisang, 40 buah jeruk, 4 kg kentang, dan 1,68 kg daging. Madu memiliki kandungan karbohidrat yang tinggi dan rendah lemak. Kandungan gula dalam madu mencapai 80% dan dari gula tersebut 85% berupa fruktosa dan glukosa.
Asam utama dalam madu adalah asam glutamat. Sementara itu asam organik yang terdapat dalam madu adalam asam asetat, asam butirat, format, suksinat, glikolat, malat, proglutamat, sitrat, dan piruvat.


Tabel 1 : Komposisi kimia madu per 100 gram :



Standar kadar air madu Glory berkisar 17,42 s/d 19% (artinya dalam tiap 1 cc madu yang mengandung air 17,4 %, berat airnya 1,42 gr).
Kadar air berasal dari nektar bunga (tidak dicampur air). Konsentrasi kadar air tersebut, menjadikan Madu glory tidak seragam kekentalannya, namun demikian mutu dan kwalitas madu tetap dijamin/garansi, dengan jaminan kemurnian 2 X uang kembali, artinya kalau madu glory tidak asli dan murni (ada campuran bahan kimia) dengan hasil uji klinis uang yang sudah dibayarkan ke glory dikembalikan dua kali.
Selain sumber nectar, zat gizi/nutrisi yang ada didalam madu juga ditentukan oleh kadar air yang terkandung di dalam madu. Semakin tinggi kadar airnya nutrisi didalam semakin berkurang. Madu yang baik menurut standar mutu nasional kadar airnya sekitar 17% s/d 22%.

PEMILIHAN KOLONI LEBAH
Gula alami yang terdapat di dalam madu (disebut GULA INVERT , berasal dari nektar bunga. Memiliki konsentrasi gula yang sangat tinggi yaitu fruktosa dan glukosa. Gula dalam madu dapat segera berasimilasi dengan darah dalam tubuh.
KELEBIHAN GULA INVERT :
  • Memiliki susunan kimia yang sangat sederhana
  • Segera berasimilasi dengan darah
  • Segera menghasilkan energi tanpa melalui proses pencernaan.
Selain itu, madu juga mengandung senyawa aktif yang disebut ENZIM DIASTASE , sangat bermanfaat untuk :
  • Mencegah & menetralisir bakteri merugikan yang terdapat di dalam tubuh manusia, menjadikan tubuh kebal dari berbagai penyakit.
  • Mencegah & menetralisir bakteri merugikan yang masuk kedalam madu serta memperkaya kandungan madu, menjadikan madu semakin lama disimpan kwalitasnya semakin baik, tidak ada batas kadaluwarsa. Namun beberapa regulasi tetap mengharuskan pencantuman batas kadaluwarsa.
Berdasarkan penelitian, madu aman dikonsumsi oleh penderita diabetes. Bahkan secara umum, konsumsi madu bagi penderita diabetes sangat bermanfaat untuk penjagaan kesehatannya dan membantu kinerja semua sistem organ dalam tubuh.